WhatsApp-Button
Admin Univ dibaca 12 kali

PkM mahasiswa berdampak Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

    Fokus pada pemulihan pascabencana, PkM mahasiswa berdampak Universitas Prima Nusantara Bukittinggi dapat perhatian Ditjen Risbang Diktisaintek

    Rombongan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Ditjen Risbang Diktisaintek) melakukan kunjungan dalam rangka monitoring pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Mahasiswa Berdampak Universitas Prima Nusantara Bukittinggi yang berfokus pada pemulihan pascabencana di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat pada Jumat 20 Februari 2026.

    Ketua tim pengusul Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UPN, Mellia Fransiska, SKM, M.Kes yang didampingi Koordinator Mahasiswa Rizki Akbar menyebutkan dalam kunjungan tersebut hadir Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Luthfi Ilham Ramdhani, S.Sos dan sejumlah staff antara lain Tenaga Ahli Kemdikti Saintek Fidela, Arsy dan Dwiki dari tim pengabdian, Gloria dan Abiyyu dari tim strategi komunikasi, Roni dari bagian tata usaha, serta dua orang tim humas Diktisaintek.

    Menurutnya tujuan kunjungan rombongan tersebut untuk melihat perkembangan pelaksanaan kegiatan PkM berjudul “Penerapan Teknologi Sanitasi Air Bersih dan Pemulihan Lingkungan di Nagari Guguak Malalo Kecamatan Batipuh Selatan Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat”. Dimana PkM tersebut bagian dari program bantuan Ditjen Risbang Diktisaintek. Ia menjelaskan sejumlah capaian kegiatan PkM yang telah dilakukan, antara lain pelatihan manajemen sanitasi air bersih, penyusunan modul dan SOP pemeliharaan serta pengawasan air bersih, hingga pendistribusian lima paket teknologi sanitasi ke lima titik di Nagari Guguak Malalo.

    Dalam pelaksanaan PkM ini selama sebulan UPN menurunkan mahasiswa membantu dalam kegiatan yang masih termasuk dalam pemulihan pascabencana di daerah tersebut. “Seluruh paket teknologi telah terpasang, masing-masing dua titik di Jorong Duo Koto, dua titik di Jorong Guguak, dan satu titik di Jorong Baiang dengan sumber air baku yang digunakan adalah dari sungai dan danau singkarak”.

    Ia berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan air bersih serta menjadi langkah awal pemulihan nagari dari bencana. Sementara itu dalam sambutannya Luthfi Ilham Ramdhani menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif mahasiswa dan bimbingan dosen dari UPN bukittinggi sehingga intervensi kegiatan pemulihan bencana dapat terlaksana dengan baik.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras mahasiswa dan dukungan dosen pembimbing. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan level keberdayaan nagari, menumbuhkan optimisme masyarakat untuk kembali bangkit, serta menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa,” ujarnya.

    Ia menambahkan, selama 20–30 hari di lapangan, mahasiswa belajar peka terhadap kondisi sosial dan lingkungan serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah. “Inilah bekal penting bagi mahasiswa setelah lulus, bagaimana memposisikan diri di tengah masyarakat dengan pengalaman yang tidak banyak diperoleh di dalam kelas,” katanya.

    Senada itu Wali Nagari Guguak Malalo Mulyadi juga menyampaikan apresiasi kepada pihak kampus, Universitas Prima Nusantara Bukittinggi, serta Ditjen Risbang Diktisaintek atas izin, rekomendasi, dan dukungan kegiatan yang telah diaplikasikan di wilayahnya. Mulyadi menyampaikan, sekitar 155 kepala keluarga di Nagari Guguak Malalo terdampak bencana, dengan kondisi rumah hanyut dan rusak. “Kami sangat senang dan bangga atas perhatian yang diberikan kepada nagari kami. Kehadiran UPN Bukittinggi melalui kegiatan ini sangat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam penyediaan air bersih,” ujarnya.

    Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah pusat, dan pemerintah nagari, program mahasiswa berdampak ini diharapkan menjadi model pengabdian masyarakat yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memperkuat ketahanan dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi situasi pascabencana.*

    Dibuat dengan ❤️ By Garuda Cyber Indonesia